Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/owajawao/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/owajawao/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/owajawao/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/owajawao/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/owajawao/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Selamat Liar Kembali, Sadewa dan Kiki

Hari sabtu tanggal 15 Juni 2013 yang lalu adalah salah satu momen berharga kami di bulan ini, setelah sebelumnya kami memperoleh hadiah dari pasangan Jowo dan Bombom dengan kelahiran Yudi pada tanggal 7 Juni. Mengapa demikian? Pada akhirnya kami telah berhasil membawa Sadewa dan Kiki kembali hidup bebas di alam yang merupakan tujuan akhir dari program kami.

Pelepasliaran yang dilakukan oleh Menteri Kehutanan RI, Bpk. Dr(Hc) Zulkifli Hasan, SE, MM diawali dengan acara seremonial yang dihadiri oleh para tamu undangan dari berbagai Institusi/Organisasi. Tak ketinggalan, teman-teman dari media massa juga turut meramaikan dan mengabadikan momen istimewa tersebut. Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada semua pihak yang telah memungkinkan terlaksananya mimpi Sadewa dan Kiki untuk menikmati kembali kehidupan di alam bebas dan memeriahkan kembali gunung Puntang dengan nyanyian-nyanyian merdunya.

Tulisan terkait

Owa Jawa tinggal 4.000 individu!

Hilangnya habitat merupakan ancaman terbesar bagi populasi Owa Jawa di alam. Hal ini semakin diperparah dengan maraknya perburuan dan perdagangan bayi Owa Jawa untuk dijadikan peliharaan.